kudhana file's

Pertemuan warga GDC (cluster Jasmine)

Posted by Kudhana pada November 2, 2009

hari kamis tanggal 29 Oktober 2009 malam, ponsel saya berbunyi, ternyata panggilan dari Bp. Fadlan seorang warga Cluster Jasmine Perumahan Grand Depok City. Didalam pembicaraan per telepon tersebut beliau mengusulkan bagaimana seandainya warga jasmine khususnya mengadakan silaturahmi antar warga sekaligus membahas perkembangan cluster jasmine yang kedepannya akan menjadi tempat tinggal kami semua. Saya pribadi sangat setuju dan menyambut dengan antusias usul tersebut, akhirnya di sepakati kalau pertemuan warga pertama akan di selenggarakan pada tanggal 1 November 2009 bertempat di salah satu rumah warga cluster jasmine. Esok paginya saya sebarkan undangan lewat komunitas kami di milis granddepokcity@yahoogroups.com dan berharap dengan waktu 2 hari cukup untuk menarik komunitas untuk menghadiri pertemuan warga tersebut.

tepat pukul 10.00 hari minggu tanggal 1 november 2009 pertemuan dimulai, saya sendiri terlambat hadir karena ternyata tempat pertemuan sudah di pindahkan ke rumah warga yang lain. Saat itu hadir kira – kira 25 an warga jasmine dan non jasmine. Seperti yang telah disepakati sebelumnya bahwa agenda pada pertemuan warga pagi itu adalah membahas perkembangan cluster yang akan di tempati serta mencoba mengumpulkan segala permasalahan yang masih di temui oleh warga, untuk cluster jasmine sendiri disepakati juga untuk mengangkat permasalahan fasum dan fasos yang belum ada di dalam cluster jasmine, disamping di bahas juga mengenai masalah keamanan dan segala sesuatu yang berhubungan dengan cluster.

didalam pertemuan tesebut di sepakati juga untuk membentuk suatu paguyuban warga yang untuk sementara bernama Forum Solidaritas Aksi Warga Baru GDC, dimana forum ini di rencanakan akan menampung segala permasalahan yang di kemukan oleh warga GDC sehubungan dengan kondisi lingkungan baik fasum maupun fasos dan segala permasalahan yang di temukan sehubungan dengan developer perumahan GDC. Target dari forum ini adalah mengakomodir warga dengan developer agar terdapat hubungan timbal balik yang kontiyu dan dapat berguna bagi kedua belah pihak. Adapun agenda pertama dari forum ini adalah meyebarkan angket atau fromulir keluhan warga yang pada akhirnya nanti akan kita kumpulkan menjadi satu untuk dapat di kelompokkan dan di bawa ke developer untuk di diskusikan bersama.

di dalam pertemuan warga tersebut di sepakati juga bahwa forum ini tidak menutup kemungkinan bagi semua warga GDC dari cluster manapun untuk dapat bergabung, pendek kata semua konsumen yang telah membeli rumah di perumahan Grand Depok City berhak untuk bergabung di forum ini dan mempunyai hak untuk mengungkapkan segala permasalahan yang di temui sehubungan dengan developer perumahan GDC. di dalam kesempatan ini ditunjuk pula Bp. Fadlan yang beralamat di Cluster Jasmine B1/15 sebagai ketua koordinator Forum ini.

dibawah ini adalah notulen dari pertemuan warga tanggal 1 november 2009 kemarin
NOTULEN HASIL PERTEMUAN WARGA
Tanggal : 1 November 2009
Tempat : Jasmine Blok B1/5 Grand depok City
Materi : Pembahasan seputar permasalahan Komitmen SMR
Dari hasil pertemuan warga ada beberapa hal yang telah disepakati bersama dan merumuskan permasalahan-permasalah yang dialami seluruh warga yang berkaitan dengan komitmen SMR selaku pengembang.
Berikut topik pembahasan dan Solusi yang ditempuh yaitu sebagai berikut :

I. Aspek Legalitas
Secara hukum kita sebagai pemilik rumah masih kawatir dengan minimnya dokumen yang kita jadikan sebagai pegangan, yang mana hal ini dapat berdampak terjadinya kesulitan yang tidak kita inginkan bersama, dari hal tersebut kita akan mendesak pihak SMR agar dapat dengan segera menyelesaikan dan memberikan hak-hak kita selaku konsumen seperti :
a. AJB (Akte Jual Beli) merupakan dasar dalam pembuatan sertifikat hak milik
b. SHM (Sertifikat Hak Milik) sebagai alat bukti yang syah kepemilikan rumah
c. IMB (Ijin Mendirikan Bangunan) biasanya dokumen ini kita perlukan ketika kita sedang mengurus suatu keperluan baik di Pemda maupun keperluan lainnya.
d. PBB (Pajak Bumi Bangunan) sangat kita butuhkan untuk keperluan lain.

II. Fisik Bangunan
Dari hasil pertemuan kita sudah menginventarisir semua keluhan yang kita hadapi, Dari hasil pertemuan warga, pada dasarnya kita menuntut hak-hak kita sebagai konsumen sesuai dengan perjanjian dengan pihak SMR agar mereka segera menyelesaikan kewajibannya terhadap pemenuhan hak-hak kita, berikut list complain yang berthasil dihimpun :
a. Penyelesaian Bangunan Rumah dan Serah Terima Kunci :
Sesuai perjanjian awal kita dengan pihak SMR, pada umumnya penyelesaian fisik bangunan dan serah terima kunci antara 6 – 12 bulan, namun kenyataannya hal ini hanya janji kosong SMR yang sama sekali tidak menunjukkan keseriusan dalam menepati janji. Sehingga ada sebagian dari kita mengalami keterlambatan penyelesaian bangunan rumah 6 bulan dan bahkan sampai 1 tahun lebih.
b. Kompensasi keterlambatan / Finalti :
Sesuai dengan ketentuan UU Perlindungan Konsumen, kita sebagai konsumen berkewajiban membayar cicilan dan bahkan denda jika kita terlambat, Begitu juga sebaliknya SMR selaku produsen atau pengembang wajib bertanggung jawab untuk membayar ganti rugi atau kompensasi atau finalti atas keterlambatannya menyelesaikan rumah, mengenai nilai kompensasi biasanya Harga rumah dibagi seribu di kali jumlah hari keterlambatan, namun ada juga yang memberlakukan nilai kompensasi tersebut 3% dari nilai harga rumah.
c. Spesifikasi dan kualitas bangunan :
Ketika kita saat ingin membeli rumah pihak SMR sudah menyampaikan spek bangunan berikut dengan gambar yang indah, namun secara fakta kita banyak menemukan material yang digunakan sangat jelek mutunya, sehingga permasalahannya yang kita hadapi seperti ; atap genteng bergelombang karena kualitas kayu yang jelek akibatnya bocor ketika hujan, tembok yang miring dan tidak siku pada sudut, tembok dan cor2an kanopi yang retak, berbahaya untuk keselamatan keluarga kita. Mungkin banyak lagi contoh kasus yang kita hadapi, tapi pada intinya kita desak SMR untuk memperbaiki bangunan yang rusak, bocor, miring walaupun sebagian dari kita sudah ada yang serah terima kunci lebih dari 3 bulan kita tetap akan perjuangkan.

d. Fasilitas pendukung bangunan rumah :
Kalau kita lihat dibrosur disitu tertera rumah dilengkapi dengan Listrik PLN dan Sumur bor berikut mesin pompa, namun ada sebagian warga yang tidak mendapat perlakuan yang sama. Hal ini juga merupakan hak kita untuk itu kita mendesak SMR menyediakan sumur bor dan pompa dengan kualitas air yang layak minum termasuk juga jaringan listrik dari PLN dengan kapasitas 1300 watts/rumah.

III. Fasum dan Fasos Lingkungan Perumahan Cluster
Layaknya lingkungan perumahan dengan system cluster, karena itu kita membayar rumah tersebut begitu mahal berikut dengan fasilitas yang memadai. Untuk itu kita akan perjuangkan hak kita mendapatkan lingkungan perumahan system cluster dengan mendesak SMR merealisasikannya seperti :
a. Jalan didalam komplek harus di aspal berikut dengan beram dan trotoar jalan.
b. Lampu penerangan jalan, karena sudah semakin banyaknya warga yang menempati rumah seperti di Jasmine, kita sangat membutuhkan lampu penerangan, hal ini merupakan kewajiban SMR untuk menciptakan lingkungan sesuai dengan standart system cluster termasuk lampu jalan disetiap tiang listrik.
c. Saluran air yang baik dan tertata sehingga kita terbebaskan dari banjir dan dampak dari limbah kotoran rumah.
d. Pagar Tembok, karena system cluster, maka SMR harus membuat pagar tembok sekeliling perumahan dengan system 1 pintu, dan kita tidak akan terima jika pagar tersebut masih ada yang terbuat dari kawat duri atau yang lainnya, intinya pagar tersebut harus terbuat dari tembok minimal setinggi 2 mater.
e. Tanggul air yang berbatasan dengan sungai , faktanya saat ini seperti di cluster Jasmine sisi Utara terdapat longsoran, hal ini sangat berbahaya buat kita, diprediksi beberapa tahun kedepan akan mengalami erosi yang semakin lebar sampai ke badan jalan. Kita desak SMR wajib membangun tanggul permanen untuk mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan bersama.
f. Sarana Ibadah, pihak SMR harus membangun sarana ibadah, minimal mereka harus menyediakan lahan kosong untu sarana ibadah.
g. Taman, kita juga mendesak SMR membuat taman dibeberapa area kosong yang peruntukannya sebagai taman.
h. Sarana Olah Raga, kita meminta lahan untuk sarana olah raga.
i. Security dan POS. Kita harus minta kepada SMR tenaga security yang jumlahnya memadai dan dilengkapi dengan POS Security di Pintu masuk.
j. Merapihkan bekas kabel listrik yang masih berseliweran di lingkungan Jasmine.

di bawah ini adalah formulir keluhan warga yang dapat di pergunakan untuk menginformasikan segala keluhan dan permasalahan yang masih di temui

Form Keluhan Warga

semoga Bermanfaat …………………………

Satu Tanggapan to “Pertemuan warga GDC (cluster Jasmine)”

  1. Iskandar said

    Dear warga Jasmine GDC,

    Saya kebetulan seminggu lalu baru saja membayar booking fee di cluster jasmine. Cluster ini saya pilih karena tidak terlalu jauh dari gerbang utama dan juga kebetulan ada rumah ready stok sesuai dengan rencana saya yang harus segera pindah rumah.

    Sekarang (2/12/09) berkas KPR saya masih dalam proses bank, tapi kok setelah saya googling banyak kabar miring tentang GDC, saya sih sampai saat ini masih tetap berharap bisa menjadi warga baru di cluster jasmine, hanya saja saya perlu gambaran riil apa yang mesti saya persiapkan dari awal agar hal-hal negatif yang saya dapatkan di sana-sini tidak terjadi. Misalnya soal kualitas bangunan, surat2, waktu serah terima dll yang dianggap perlu.

    Saya juga minta pencerahan mengenai lingkungan di cluster Jasmine apakah sampai saat ini sudah benar2 layak huni, artinya masalah pembangunan fasum dan fasos sudah sesuai harapan paling tidak ada progres ke arah yang lebih baik.

    Rencananya saya juga akan survei kondisi rumahnya karena waktu itu tidak sempat masuk ke dalam alasannya kuncinya sedang di bawa oleh bagian produksi.

    Nah sebelum terlambat atau menyesal saya minta masukkannya dari warga cluster jasmin GDC. Mudah2an saya juga bisa jadi bagian dari warga cluster jasmine.

    Oh ya, kira2 berapa warga yang sudah menghuni di cluter jasmine? dan kalau mau info dari warga disana, kepada siapa saya harus bertanya?

    Terima kasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: