kudhana file's

Debat Calon Presiden

Posted by Kudhana pada Juni 19, 2009

debateItulah judul yang diusung dalam rangka mempersiapkan PilPres 8 Juli 2009 mendatang.  Dalam kesempatan itu hadir ketiga calon presiden yang akan memperebutkan kursi presiden periode 2009 – 2014 yang akan datang. Acara tersebut di siarkan langsung oleh sebuah televisi swasta, tapi sayang acara yang di gelar ternyata tidak mencerminkan judul yang di usung,  dimana secara umum aktifitas “Debat” adalah kegiatan adu argumentasi antara dua pihak atau lebih, baik secara perorangan maupun kelompok, dalam mendiskusikan dan memutuskan masalah dan perbedaan dengan mengikuti aturan – aturan yang jelas. Di dalam acara tersebut hampir tidak terlihat nuansa debat sama sekali,  karena tidak ditemukan aktifitas adu argumentasi antara para kandidat calon presiden, memang sebelumnya, menurut media massa nasional yang ada, para calon presiden telah bersepakat untuk tidak melakukan aktifitas Argumentasi pada acara tersebut, dan meminta sesi yang khusus di persiapkan untuk saling melempar argumentasi satu dengan yang lain ini untuk di tiadakan. Mungkin Maksud tujuan menghilangkan sesi khusus ini adalah untuk memperlihatkan bahwa sebagai calon pemimpin no.1 di republik mereka harus mengedepankan rasa saling menghormati dan “tepo saliro”.

Berbeda dengan panggung debat calon presiden, di tempat lain setelah  debat presiden ini selesai di laksanakan, di gelar juga acara lain denga tajuk “dialog PilPres” yang di tayangkan langsung oleh salah satu televisi swasta lainnya. Meskipun judulnya hanya sebatas dialog, tetapi nuansa yang di dapat terasa lebih hidup dibanding debat calon presidennya sendiri, memang kebetulan yang ada di dalan acara dialog tersebut adalaha para Simpatisan masing – masing calon presiden dan di lengkapi oleh beberapa praktisi  dan pengamat politik. Di dalam acara tersebut para simpatisan saling mengajukan argumen mereka masing – masing yang membela dan beranggapan bahwa calon presiden yang mereka dukung adalah yang terbaik, suasana memang sangat hidup kalau tidak ingin dibilang panas, karena setiap simpatisan cenderung tidak mau  jika calon presiden yang di dukungnya di kritik dan di “lemah”kan oleh simpatisan calon presiden lainnya, yang akhirnya membuat acara yang sebenarnya hanya merupakan dialog berubah menjadi ajang debat yang cukup menarik perhatian.

Ironis sekali, pada saat para calon Presiden sepakat untuk tidak menjatuhkan satu sama lain, dimana mereka terlihat menghargai satu sama lain di dalam panggung terbuka “debat calon presiden” mereka, ternyata semua itu hanya sebuah penampakan kecil gunung es saja yang mereka perlihatkan dari persaingan ketat mereka untuk memperebutkan kursi no.1 di negeri ini. Terlihat dengan antusiasme para simpatisan masing – masing calon presiden di akar rumput  yang cenderung bisa menimbulkan gesekan – gesekan yang tidak penting, mencerminkan di balik semua ke”adem ayem”an yang di perlihatkan oleh para kandidat, tersimpan suatu energi yang dahsyat yang jika tidak di kelola dengan baik  akan meledak yang pada akhirnya akan menimbulkan banyak kerugian bagi bangsa dan negara, khususnya bagi masyarakat kecil. Yang perlu di ingat adalah di setiap kompetisi pasti ada pihak yang kalah dan menang, demikian pun dengan pilpres yang akan datang, akankah masing – masing kandidat  dapat dengan rela ” legawa” menerima hasil dengan apa adanya? dan mampukan mereka mengontrol serta menyalurkan “energi” simpatisan mereka kearah yang positif dan membangun?

Seperti yang di utarakan salah satu kandidat presiden dalam acara debat calon presiden, semoga Pilpres yang akan datang dapat dilakukan dengan jujur, transparan, langsung, umum, bebas dan rahasia sehingga dapat menghasilkan seorang pemimpin yang benar – benar merupakan pilihan rakyat, yang pada akhirnya dapat meredam dan menyalurkan energi – energi yang ada ke arah yang positif

semoga …………………………………

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: