kudhana file's

Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘Cluster jasmine’

Lingkungan Cluster Jasmine

Posted by Kudhana pada Maret 17, 2010

Banyak sekali hal – hal “kecil” menyenangkan yang sudah di anugerahkan Tuhan kepada saya (sekeluarga) yang kadang kami, lupa untuk mensyukurinya, contohnya adalah lingkungan rumah baru kami. Cluster Jasmine Perumahan Grand Depok City (GDC), dimana cluster ini merupakan cluster yang bisa di bilang baru, dan baru mulai hidup di antara cluster lain di perumahan GDC, depok. Terus terang saya pribadi sangat senang dan bersyukur bisa mendapatkan tempat tinggal di lingkungan seperti di cluster jasmine ini, cluster Jasmine adalah cluster yang dinamis di mana warga yang mendiami cluster tersebut sangat plural, tetapi di balik kepluralitasan tersebut terjalin suatu keakraban dan kebersamaan yang sangat kental diantara para penghuninya. Memang tidak bisa di pungkiri bahwa kebanyakan penghuni cluster jasmine adalah keluarga muda yang nota bene memiliki umur yang hampir sama, dan mungkin faktor ini juga mempengaruhi atmosfir di cluster jasmine sehubugnan dengan kebersamaan dan kekompakan antar warga.

saat ini sudah hampir 1 bulan saya dan keluarga menempati rumah di cluster jasmine, meskipun secara keseluruhan cluster tersebut masih belum sempurna, dimana belum ada fasum fasos, serta konsep cluster yang belum sepenuhnya didukung oleh dinding pembatas cluster, tetapi semua itu tidak dapat menutupi rasa kebersamaan dan kekompakan warga. Bahkan hal – hal kecil inilah yang pada akhirnya membuat warga cluster jasmine semakin kompak dan semakin kuat kebersamaannya, karena merasa semua itu adalah tantangan bersama yang harus di hadapi secara bersama – sama juga. terlepas dari falitas yang “mungkin” belum cukup lengkap, cluster jasmine bagi saya pribadi dan keluarga, merupakan tempat yang nyaman juga untuk membesarkan anak – anak, karena sebagai lingkungan yang baru terbentuk, lingkungan jasmine cukup aman dan sehat terutama bagi anak – anak dalam bermain dan bersosialisasi.

didalam bersosialisasipun, warga di kondisikan untuk mengenal satu sama lain sesama warga satu cluster, sehingga pada akhirnya tidak ada warga yang tidak mengenal tetangga satu clusternya. Saya pribadi mengatakan warga kota rasa kampung, meskipun secara geografis cluster jasmine GDC terletak di ujung kota (baca: desa/kampung) hehehehehehehe……………………, karena seperti orang kampung yang mengenal seluruh tetangganya meskipun jarak antar rumah sangat jauh terpisah, tetapi tetap kenal. Meskipun baru, sudah cukup banyak kegiatan bersama yang di lakukan oleh warga di cluster jasmine ini, contohnya : setiap hari sabtu malam olah raga bulu tangkis bersama, dan minggu pagi olah raga futsal bersama, serta setiap bulan sekali mengadakan olah raga aerobik bersama seluruh cluster yang diikuti seluruh warga cluster tanpa terkecuali, saat inipun pengrus RT sudah mulai terbentuk dan harapan kami beberapa waktu ke depan dapat membentuk RW sendiri untuk cluster jasmine.

saya pribadi ingin berharap semoga kedepannya cluster jasmine dapat menjadi lingkungan yang lebih kondusif lagi untuk hidup bermasyarakat dan bersosialisasi serta tak lupa saya mengucap terima kasih Tuhan, atas semuanya.

Ditulis dalam Rumah Idaman | Bertanda: | 2 Komentar »

Serah Terima Rumah

Posted by Kudhana pada Desember 28, 2009

Puji Tuhan akhirnya serah terima rumah di jasmine e2/12a terealisasi juga, setelah selama kurang lebih  13 bulan jika di hitung dari janji pemasaran GDC dan 10 bulan jika di hitung dari tanggal akad kredit sesuai PPJB. Tepatnya tanggal 24 Desember 2009 saya dan istri melakukan serah terima secara resmi rumah tersebut, ada sedikit rasa lega menyelimuti hati, karena permasalahan rumah paling tidak sudah ada titik terang dan “mungkin” tidak lagi menjadi beban pemikiran yang berat di kepala. Memang satu minggu sebelumnya saya sudah di ajak bertemu dengan pihak GDC untuk melakukan pengechekan terhadap bangunan dan fasilitas dirumah yang akan diserah terimakan. Ternyata pada saat itu masih ada beberapa item yang masih mengganjal karena memang tidak sesuai dengan yang dijanjikan dan ada beberapa bagian rumah yang masih memiliki kekurangan. saat itu saya sempat kesal juga, bahkan rumah yang akan serah terima pun masih ada kekurangannya dan belum benar – benar sipa untuk di serah terimakan, pihak developer menjanjikan akan segera memperbaiki semua kekurangan yang ada, dalam hati kecil saya sempat ragu juga dengan jawaban yang seperti ini, mengingat pengalaman – pengalaman yang lalu di mana setiap keluhan akan mendapat respon yang lambat dari pihak developer.

Ternyata ketakutan saya tidak mendasar, karena beberapa hari setelah cek rumah bersama tersebut perbaikan atas segala komplain saya segera di lakukan (mungkin ini komitmen developer seperti yang sudah di janjikan), dan semoga hal ini tidak hanya di alami oleh saya pribadi saja tapi juga oleh konsumen yang lain juga.

Ditulis dalam Rumah Idaman | Bertanda: , | 3 Komentar »

Cluster Jasmine E2/12a Bagian 1

Posted by Kudhana pada Desember 24, 2009

ini adalah kisah perjalanan …….. eh salah, kisah pembangunan rumah idaman kami yang penuh perjuangan dan doa di Cluster Jasmine E2/12a. selamat mengikuti

pembangunan rumah 28/09/2008 dinding bata sudah naik

pembangunan rumah 28/09/2008 dinding bata sudah naik

Pembangunan 01/11/2008 proses pembuatan ornament depan

Pembangunan 01/11/2008 proses pembuatan ornament depan

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Rumah Idaman | Bertanda: , | 2 Komentar »

Cluster Jasmine E2/12a bagian 2

Posted by Kudhana pada Desember 24, 2009

Sambungan bagian1 pembangunan rumah ……………………

pembangunan rumah 28/06/2009 dinding luar sedang di rapikan, secara umum tidak ada perubahan

pembangunan rumah 28/06/2009 dinding luar sedang di rapikan, tidak ada perubahan,

kondisi lingkungan calon rumah  28/06/2009

kondisi lingkungan calon rumah 28/06/2009 wuih kapan ya bisa segera menempati ni rumah ???


Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Rumah Idaman | Bertanda: , | Tinggalkan sebuah Komentar »

Pertemuan warga GDC (cluster Jasmine)

Posted by Kudhana pada November 2, 2009

hari kamis tanggal 29 Oktober 2009 malam, ponsel saya berbunyi, ternyata panggilan dari Bp. Fadlan seorang warga Cluster Jasmine Perumahan Grand Depok City. Didalam pembicaraan per telepon tersebut beliau mengusulkan bagaimana seandainya warga jasmine khususnya mengadakan silaturahmi antar warga sekaligus membahas perkembangan cluster jasmine yang kedepannya akan menjadi tempat tinggal kami semua. Saya pribadi sangat setuju dan menyambut dengan antusias usul tersebut, akhirnya di sepakati kalau pertemuan warga pertama akan di selenggarakan pada tanggal 1 November 2009 bertempat di salah satu rumah warga cluster jasmine. Esok paginya saya sebarkan undangan lewat komunitas kami di milis granddepokcity@yahoogroups.com dan berharap dengan waktu 2 hari cukup untuk menarik komunitas untuk menghadiri pertemuan warga tersebut.

tepat pukul 10.00 hari minggu tanggal 1 november 2009 pertemuan dimulai, saya sendiri terlambat hadir karena ternyata tempat pertemuan sudah di pindahkan ke rumah warga yang lain. Saat itu hadir kira – kira 25 an warga jasmine dan non jasmine. Seperti yang telah disepakati sebelumnya bahwa agenda pada pertemuan warga pagi itu adalah membahas perkembangan cluster yang akan di tempati serta mencoba mengumpulkan segala permasalahan yang masih di temui oleh warga, untuk cluster jasmine sendiri disepakati juga untuk mengangkat permasalahan fasum dan fasos yang belum ada di dalam cluster jasmine, disamping di bahas juga mengenai masalah keamanan dan segala sesuatu yang berhubungan dengan cluster. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Rumah Idaman | Bertanda: , | 1 Komentar »

Surat Keluhan dan keberatan kedua GDC

Posted by Kudhana pada Juli 21, 2009

Setelah melihat kondisi pembangunan rumah di lapangan yang tidak kunjung selesai serta keyakinan bahwa tidak akan terpernuhinya komitmen GDC atas hasil pertemuan pertama maka, kami konsumen GDC akhirnya mengirimkan surat keluhandan kebertan kedua kami ke pihak GDC. Di bawah ini adalah surat keluhan dan keberatan kolektif kami yang kedua yang telah dikirimkan ke pihak GDC pada tgl 18 Juli 2009 yang lalu


Kepada yth.                                                                                                 Depok, 18 Juli 2009

Pimpinan

PT. Dinamika Alam Sejahtera (DAS)

Developer Grand Depok City (GDC)

Di Depok

Perihal : Surat Keluhan dan Keberatan kedua

Dengan hormat,

Bersama surat ini kami, Konsumen DAS yang membeli rumah di GDC baik secara kontan maupun secara kredit, Kembali ingin meyampaikan beberapa keluhan dan keberatan kami terhadap beberapa permasalahan yang masih kami temui :

A. Untuk konsumen yang belum melakukan serah terima rumah

  1. Bahwa berdasarkan kesepakatan dalam pertemuan pertama antara Konsumen dengan DAS tertanggal 2 Mei 2009 DAS menjanjikan serah terima rumah di lakukan pada bulan Juli 2009 (terlampir), Hal ini merupakan janji kedua setelah DAS terlambat untuk melakukan penyerahan rumah kepada Konsumen sesuai jangka waktu 12 bulan dalam PPJB
  2. Bahwa melihat fakta di lapangan dimana kontinuitas pembangunan rumah masih sering terhenti / terkendala karena berbagai macam masalah
  3. Bahwa atas keterlambatan penyerahan rumah dan fasilitasnya tersebut, kami Konsumen GDC telah mengalami kerugian materiil akibat rumah yang tidak kunjung bisa dimanfaatkan;
  4. Bahwa kualitas rumah dalam proses pembangunan tidak memenuhi standar (antara lain rangka atap kayu yang rapuh dan rusak, kuda – kuda yang tidak sesuai standar, kusen yang rapuh, bangunan yang miring, plesteran yang asal – asalan, ornamen depan yang akan menimbulkan masalah, tidak ada ventilasi, pekerjaan bongkar pasang dll) dan developer tidak dengan segera  memperbaiki kualitas bangunan. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Rumah Idaman | Bertanda: , , | Tinggalkan sebuah Komentar »

Membeli Rumah dengan cara Indent

Posted by Kudhana pada Juli 6, 2009

Bagi keluarga muda memperoleh rumah merupakan suatu kebanggan dan kebahagian tersendiri, disamping sudah tidak merepotkan orang tua, jika masih serumah dengan orang tua juga suatu prestasi tersendiri yang menandakan kita sudah mampu memenuhi kebutuhan keluarga yang paling mendasar. Kebanyakan orang akan lebih memilih rumah dengan kondisi siap huni atau ready stock pada saat memutuskan akan membeli rumah, tetapi lebih dari itu kenyataan berkata lain dimana kebanyakan keluarga muda harus membeli rumah dengan keadaan indent. Hal ini bisanya disebabkan karena keterbatasan biaya yang tersedia untuk membeli rumah tersebut, sehingga mau tidak mau mereka mengabil pilihan indent untuk pembelian rumah. Pembelian rumah secara indent ini ternyata tidak lepas dari berbagai permasalahan, dimulai dari batas waktu pengerjaan rumah dan serah terima oleh pengembang kepada konsumen, sampai kualitas bangunan rumah yang kemungkikan besar asal – asalan dan tidak sesuai dengan standar yang kita inginkan. Semua hal tersebut pada akhirnya akan menjadi tanggungan pihak konsumen yang ujung – ujungnya memberatkan, dimana konsumen harus kembali merenovasi dan memperbaiki bangunan rumah yang telah di bangun agar sesuai dengan keinginan kita. Selain itu, waktu pengerjaan yang molor dari pihak pengembang kadang membuat konsumen juga tidak betah untuk berlama – lama menunggu selesainya pembangunan rumah yang di pesan. Alhasil, konsumen terpaksa melakukan serah terima rumah lebih dini dari seharusnya dan meneruskan sendiri pembangunan rumah yang di pesan tersebut.

Semua hal tersebut memang tidak terlepas dari pengembang yang menangani dari pembangunan rumah yang kita pesan, banyak pengembang perumahan yang menganggap konsume hanya sebagai obyek saja, sehingga apapun yang mereka kerjakan hanya berorientasi pada profit belaka, tanpa mengindahkan hak – hak konsumen. Pengembang seperti inilah yang perlu dihindari oleh para calon pembeli perumahan, tetapi tidak sedikit pula pengembang yang benar – benar mengutamakan kepentingan konsumen sehingga ketidak puasan konsumen dianggap sebagai kekurangan mereka, Kembali kejelian konsumen untuk dapat membedakan antara pengembang yang abal – abal dengan pengembang yang serius dan benar – benar mengutamakan mutu.

Ada beberapa hal yang perlu di cermati  jika kita ingin melakukan pembelian rumah secara indent, Supaya kita dapat meminimalkan  permasalahan dengan pembangunan rumah yang kita pesan di kemudian hari

  1. Pastikan pengembang memilki reputasi yang baik sehingga paling tidak merupakan jaminan bahwa rumah yang akan di bangun memenuhi standar yang sesuai dengan yang kita harapkan
  2. Pastikan di dalam perjanjian jual beli terdapat klausul yang menjamin hak – hak konsumen jikalau terjadi keterlambatan penyerahan rumah karena kesalahan pengembang
  3. Pastikan memperoleh rencana pembangun atas rumah dari pihak developer, semisal meminta site plan, gambar rancang bangun dari rumah yang akan di bangun untuk menghindari kesalahan pembangunan yang tidaks sesuai dengan gambar pertama
  4. Selama pembangunan rumah yang di pesan, rajin – rajinlah memantau perkembangan pembangunan rumah dengan cara menyempatkan seminggu sekali atau paling tidak sebulan sekali datang ke lokasi rumah
  5. Kompalin langsung ke pengembang atau penanggung jawab proyek atas segala sesuatu  jika ada keanehan yang berhubungan dengan bahan, material, rancangan, dan bangunan yang tidak sesuai dengan gambar dan rencana pembangunan yang telah ada
  6. Dokumentasikan segala keanehan yang  kelihatan di dalam pembangunan rumah, sangat berguna untuk mengajukan komplain ke pihak pengambang
  7. Bandingkan pembangunan rumah dengan rumah – rumah lain di dalam satu komplek, apakah memiliki kualitas yang sama atau  ada perbedaan yang mencolok
  8. Himpunlah rekan – rekan di dalam satu komplek  untuk dapat saling bertukar wawasan dan informasi sehubungan dengan kualitas dari bangunan yang di pesan.

semoga bermnafaat ……………….

Ditulis dalam Rumah Idaman | Bertanda: , | 3 Komentar »

Gardu Listrik Cluster Jasmine GDC

Posted by Kudhana pada Juni 30, 2009

hari minggu 28 Juni 2009, terlihat gardu listrik untuk cluster jasmine sudah kokoh terpasang di tempat dimana seharusnya, tetapi sayang seribu sayang kepastian kapan tegangan daya listrik dapat di nikmati oleh calon penghuni cluster jasmine masih tetap menjadi misteri, karena dari pihak kontraktor instalasi listrik tetap belum tahu kapan PLN akan mengalirkan daya ke cluster jasmine, alhasil bagi konsumen yang sudah mealakukan serah terima masih tetap berpuas diri dengan meggunakan daya dari listrik pesta yang “diusahakan” oleh pihak developer . di lapangan dapat terlihat bahwa instalasi  kabel – kabel listrik yang nantinya mengalirkan daya ke masing – masing rumah sudah terpasang hampir di seluruh lokasi cluster jasmine. Tiang listrik di depan rumah saya (terletak paling ujung dari pintu cluster) pun sudah terlihat kabel listrik yang pada waktunya nanti akan siap mengalirkan daya listrik untuk “menghidupkan” rumah saya

Yah meskipun belum tahu kapan tepatnya kami  bisa menempati rumah idaman di GDC ini, paling tidak cukup lega juga karena progres pembangunan masih tetap ada meskipun berjalan amat lambat (sekali). Dan sekali lagi diiringi dengan doa yang tidak berkesudahan, kesabaranlah yang menjadi kunci dari semua ini (nyambung gak sih ya …………..  :mrgreen: )

gardu listrik cluster jasmine 2

sumber daya listrik cluster jasmine

gardu listrik cluster jasmine 3

Gardu listrik untuk cluster jasmine

gardu listrik cluster jasmine

sumber "kehidupan"cluster jasmine

tiang & kabel listrik depan rumah

eh kabelnya dah sampai depan rumah nih

Ditulis dalam Rumah Idaman | Bertanda: , | Tinggalkan sebuah Komentar »

Satu lagi komplain konsumen GDC di surat pembaca Kompas

Posted by Kudhana pada Juni 18, 2009

Itulah yang ada dalam pikiran saya ketika pertama kali membaca informasi salah satu rekan di milis Grand Depok City. Ternyata benar setelah saya membuka dan membaca harian nasional Kompas yang terbit hari kamis, 18 juni 2009, terlihatlah di halaman 7, pada rubrik surat pembaca / Opini, sebuah judul yang sangat familiar “Grand Depok City Ingkar Janji”, karena memang masalah tersebut yang menggayut di benak beberapa bulan terakhir ini. Masih sekitar ketidak puasan terhadap developer GDC, dimana konsumen mengeluhkan serah terima rumah yang tidak sesuai dengan janji pihak pengembang. Komplain di harian Kompas ini salah satu dari banyak komplain lain kepada developer GDC yang sehubungan dengan pembangunan di GDC. Sedikit heran juga, kenapa tidak ada tanggapan yang cukup signifikan dari pihak developer GDC melihat banyaknya komplain yang ditemukan, baik di media cetak dan internet yang sehubungan dengan pembangunan perumahan Grand Depok City, atau mungkin developer menganggap semua komplain itu jamak di lakukan oleh konsumen GDC dan sudah merupakan makanan setiap hari yang diterima oleh developer, tidak ada yang tahu.

dibawah adalah komplain ke pihak GDC yang di muat di koran Kompas, 18 juni 2009

Komplain GDC di surat pembacar kompasAndakah yang akan mengajukan komplain ke pihak GDC secara terbuka selanjutnya ???

Ditulis dalam Rumah Idaman | Bertanda: , , | 2 Komentar »

Pemasangan Listrik di cluster Jasmine GDC

Posted by Kudhana pada Juni 17, 2009

Jangan terkecoh dahulu dengan judul diatas, karena kenyataan dilapangan tidak semanis yang dibayangkan. Sabtu, 13 juni 2009 yang lalu kembali saya datang ke cluster jasmine GDC, tapi seperti yang telah saya perkirakan, bahwa tidak ada pekerja dan progress sama sekali di dalam pembanguna rumah yang pesan. Kondisi rumah masih seperti sama dengan minggu sebelumnya, di lokasi terlihat sangat lengang dan cenderung sepi dari pekerja, hanya terlihat satu dua orang di beberapa rumah saja yang terlihat, itupun tidak mengerjakan pembangunan rumah sesuai dengan permintaa developer tetapi mengerjakan pekerjaan renovasi rumah yang nota bene dilakukan oleh pemilik secara pribadi. Setelah beberapa saat berkeliling melihat kondisi rumah yang semakin lapuk (bukan karena faktor usia lo ….), akhirnya saya putuskan pulang. Saat melewati jalan utama jasmine itulah saya melihat aktifitas yang cukup “menarik” di sekitar cluster jasmine, terlihat beberapa orang pekerja mulai menarik – narik kabel listrik, memang dari jalan akses masuk ke cluster jasmine pun sudah dapat dilihat tiang listrik yang nantinya akan di pergunakan untuk memasang gardu listrik yang akan menyediakan suplai listrik bagi seluruh penghuni cluster jasmine sudah terlihat berdiri dengan kokoh. Sesaat ada harapan baru muncul di hati, wah mungkin lsitrik sudah akan mulai masuk ke cluster jasmine nih ………………… akhirnya saya coba juga berbicara dengan beberapa karyawan yang sedang bekerja, dan bertanya apakah dengan pemasangan kabel listrik ini, merupakan indikasi bahwa aliran lsitrik reguler akan segera mengalir kesetiap rumah di cluster jasmine ? ternyata jawaban yang saya harapkan, tidak terjadi, karena pekerja itu menerangkan bahwa mereka hanya memasang kabel listriknya saja, untuk aliran listrik masih belum tahu dan belum bisa di pastikan kapan bisa masuk ke cluster karena masih harus menunggu instalasi gardu listrik dari PLN.
hehehehehehe ternyata inti ceritanya masih tetap sama saja, yaitu berkisar pada tema “sabar menanti”.

ya sudahlah memang masih harus dituntut bersabar lagi ……………………………. tapi sampai kapan ???

tiang calon gardu listrik cluster jasmine

tiang calon gardu listrik cluster jasmine

pemasangan kabel

pemasangan kabel

Penarikan kabel listrik

Penarikan kabel listrik

Pekerja membongkar gulungan kabel listrik untuk di pasang

Pekerja membongkar gulungan kabel listrik untuk di pasang

kabel lsitrik mulai di pasang ke tiang

kabel lsitrik mulai di pasang ke tiang

Ditulis dalam Rumah Idaman | Bertanda: , | Tinggalkan sebuah Komentar »

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.