kudhana file's

Pertemuan warga GDC (cluster Jasmine)

Ditulis oleh Kudhana di/pada November 2, 2009

hari kamis tanggal 29 Oktober 2009 malam, ponsel saya berbunyi, ternyata panggilan dari Bp. Fadlan seorang warga Cluster Jasmine Perumahan Grand Depok City. Didalam pembicaraan per telepon tersebut beliau mengusulkan bagaimana seandainya warga jasmine khususnya mengadakan silaturahmi antar warga sekaligus membahas perkembangan cluster jasmine yang kedepannya akan menjadi tempat tinggal kami semua. Saya pribadi sangat setuju dan menyambut dengan antusias usul tersebut, akhirnya di sepakati kalau pertemuan warga pertama akan di selenggarakan pada tanggal 1 November 2009 bertempat di salah satu rumah warga cluster jasmine. Esok paginya saya sebarkan undangan lewat komunitas kami di milis granddepokcity@yahoogroups.com dan berharap dengan waktu 2 hari cukup untuk menarik komunitas untuk menghadiri pertemuan warga tersebut.

tepat pukul 10.00 hari minggu tanggal 1 november 2009 pertemuan dimulai, saya sendiri terlambat hadir karena ternyata tempat pertemuan sudah di pindahkan ke rumah warga yang lain. Saat itu hadir kira – kira 25 an warga jasmine dan non jasmine. Seperti yang telah disepakati sebelumnya bahwa agenda pada pertemuan warga pagi itu adalah membahas perkembangan cluster yang akan di tempati serta mencoba mengumpulkan segala permasalahan yang masih di temui oleh warga, untuk cluster jasmine sendiri disepakati juga untuk mengangkat permasalahan fasum dan fasos yang belum ada di dalam cluster jasmine, disamping di bahas juga mengenai masalah keamanan dan segala sesuatu yang berhubungan dengan cluster. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Rumah Idaman | Bertanda: , | Leave a Comment »

Surat Konfirmasi Serah Terima

Ditulis oleh Kudhana di/pada Oktober 26, 2009

Oktober 2009 sudah masuk minggu terakhirnya tetapi apa yang ditunggu tidak kunjung datang juga,akhirnya saya putuskan untuk mengirimkan surat konfirmasis serah terima ke PT Dinamika Alam Sejahtera sebagai developer perumahan Grand Depok City. Tepatnya tanggal 26 Oktober 2009 saya kirimkan surat tersebut secara resmi ke managemen PT DAS untuk mendapatkan kepastian dan tindak lanjut atas surat keterangan mereka tempo hari. Surat tersebut di terima oleh bagian project dan marketing PT DAS, setelah saya konfirmasi, mereka menyatakana akan mencek dan melihat kondisi lapangan terlebih dahulu.

Hmmmmmmm ………………. mendengar jawaban itu saya bertambah yakin saya kalau serah terima rumah akan meleset lagi seperti janji – jani PT DAS sebelumnya, di tambah fakta di lapangan yang mendukung, dimana sampai hari ini pun kondisi belum berubah juga, dimana masih banyak sudut – sudut rumah yang harus di rapikan dan di selesaikan. Begitu pula dengan jalan akses yang sampai saat ini belum juga bisa di lewati karena memang belum ada aspal dan pengerasan jalan di sana. Entah apa yang dipikirkan oleh para mangemen PT DAS dalam melayani konsumen mereka, masalah serah terima rumah dengan konsumen terkesan di biarkan menggantung tanpa penyelesaian. Secara administrasi mungkin PT DAS termasuk baik dimana setiap keluhan dari konsumen selalu di terima dan di tampung dengan baik, tapi sayang keluhan tersebut hanya sampai di penampuangan saja tanpa realisasi, saya yakin seandainya PT DAS punya bak penampungan untuk komplain, pastilah sudah penuh dan luber karena banyaknya komplain yang diterima dan tanpa penyelesaian. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Rumah Idaman | Bertanda: , | Leave a Comment »

Penantian dari sebuah Kepastian

Ditulis oleh Kudhana di/pada Oktober 9, 2009

hari sudah mulai berada di penghujung minggu pertama di bulan Oktober 2009, tetapi sampai saat belum ada informasi ataupun pemberitahuan dari PT Dinamika Alam Sejahtera yang nota bene adalah developer perumahan GDC perihal serah terima rumah yang sudah tertunda cukup lama. Rumah di Jasmine Blok E2 nomor 12a, seharusnya sudah diserah terimakan kepada saya tujuh bulan yang lalu, tepatnya bulan February 2009, tetapi entah karena apa sampai saat ini hal itu belum terjadi, dan entah kapan hal itu bisa terwujud. PT DAS selaku developer GDC dalam surat terakhir mereka kapada saya dan kepada 9 orang konsumen GDC yang lain, bulan Agustus 2009 yang lalu menerangkan bahwa rumah yang kami pesan masih dalam taraf pembangunan. Begitu pula dengan segala fasilitas umum pendukungnya, masih dalam tahap pembangunan, dan akan di selesai pada bulan oktober 2009, sehingga di harapkan bulan oktober 2009 tersebut kami dapat melakukan serah terima dan dapat segera menempati rumah yang kami pesan tersebut. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Rumah Idaman | Bertanda: | Leave a Comment »

Tanggapan GDC atas surat 11 Agustus 2009

Ditulis oleh Kudhana di/pada Agustus 31, 2009

Hasil pertemuan kedua dangan pihak GDC disepakati bahwa hasil pertemuan tersebut akan dituangkan di dalam surat bermeterai untuk menambah keyakinan konsumen atas komitmen PT DAS sebagai developer GDC untuk segera menyelasaikan segala kewajibannya. tetapi pada kenyataannya surat dari developer sebagai hasil pertemuan tersebut jauh sekali dari perkiraan konsumen, karena isi dari surat resmi yang di keluarkan oleh GDC tidak memasukkan semua yang telah di bicarakan di pertemuan tersebut, kemudian ditambah surat tersebut tanpa di bubuhi materai seperti yang telah di sepakati di pertemuan.

kemudian dilayangkanlah surat tanggapan untuk menanyakan, kenapa surat yang dikirimkan tidak menggunakan materai, akhirnya pada tanggal 28 Agustus 2009, setelah didesak dan di konfiimasi berulang kali, PT DAS mengeluarkan cover note dan  surat keterangan yang ditanda tangani oleh Direktur PT DAS Bp. Ir. Hartono Padmosoedarso, PT DAS menerangkan bahwa mereka tidak bisa mengeluarkan surat pernyataan di atas materai dengan banyak alasan, tetapi menurut mereka surat pernyataan dari Direktur PT DAS ini cukup kuat dan bisa di jadikan pegangan oleh konsumen. kami menyetujui surat keterangan dari PT DAS tersebut meskipun tanpa materai seperti yang kami minta pada awal mula, dengan anggapan jika sudah sampai ke direktur, seharusnya PT DAS juga tidak berani meremehkan surat keterangan yang mereka bikin sendiri dengan mengatas namakan Direktur mereka, karena kami pikir janji seorang direktur dapat kami pegang.

didalam surat tersebut di terangkan bahwa rumah yang kami pesan di GDC tidak  memiliki permasalahan baik di dalam surat – surat dan legalitasnya, di dalam surat tersbut juga di terangkan jika pembangunan akan di selesaikan sesuai dengan hasil pertemuan kedua, yaitu bulan Oktober 2009. dibawah adalah cover note dan surat keterangan dari GDC

090831 Cover Note dr GDC 1 Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Rumah Idaman | Bertanda: | Leave a Comment »

Surat Tanggapan atas Jawaban GDC

Ditulis oleh Kudhana di/pada Agustus 21, 2009

dibawah ini adalah isi surat tanggapan yang kami kirimkan ke pada pihak PT Dinamika Alam Sejahtera (PT DAS) sehubungan dengan surat jawaban yang dikirimkan PT DAS ke pihak konsumen sebagai follow up pertemuana kedua


Kepada yth.                                                                                                              Depok, 11 Agustus 2009

Ir. Wastono

Pimpinan Proyek

PT. Dinamika Alam Sejahtera

Developer Grand Depok City

Di Depok

Perihal : Surat Tanggapan

Dengan hormat,

Sehubungan dengan surat no. 82/GDC/DAS/Tan.jin/08-2009 yang telah kami terima pada tanggal 10 Agustus 2009, maka kami, konsumen PT. Dinamika Alam Sejahtera (PT DAS) ingin meyampaikan dan meluruskan beberapa hal didalam surat tersebut

  1. Konsumen yang melakukan komplain terdiri dari beberapa sektor, bukan hanya dari sekotr jasmine saja (lihat lampiran)
  2. Selama PT DAS belum melakukan kewajibannya kepada konsumen maka penyelesaian masalah akan tetap melibatkan pihak – pihak yang terkait lainnya (BTN, BRI, atau bank pemberi kredit lainnya), merupakan hak konsumen untuk melibatkan pihak – pihak tersebut dalam memperoleh haknya baik secara kolektif atapun secara pribadi.
  3. Tidak ada tambah kurang di dalam point – point yang sudah kami kirimkan sebelumnya terutama point kompensasi, karena memang 4 (empat) point tersebut yang telah di sepakati pada pertemuan kedua tempo hari antara konsumen dengan perwakilan PT DAS
  4. Kami, konsumen PT. Dinamika Alam Sejahtera (PT DAS) menginginkan surat pernyataan dari PT. DAS atas 4 point yang telah kami kirimkan, ditanda tangani diatas meterai Rp. 6.000 sesuai dengan kesepakatan di dalam pertemuan kedua (18 Juli 2009) yang lalu, sebagai komitmen dan niat baik PT DAS kepada konsumen untuk menyelesaikan kewajibannya yang sudah tertunda

Untuk itu kami meminta PT DAS untuk dapat menindaklanjuti surat tanggapan ini dengan  merivisi surat tersebut diatas sesuai dengan surat pernyataan yang telah kami kirimkan.

Atas perhatian, pengertian dan kebijaksanaannya, kami ucapkan terima kasih

Hormat kami,

Konsumen Grand Depok City

(Daftar Terlampir)

Semoga dapat menjadi manfaat bagi siapa saja yang mempunyai permasalahan yang  sama, sehingga diharapakan tidak ada lagi pihak – pihak yang meremehkan pihak lain, dan mengganggap kecil suatu permasalahan

Ditulis dalam Rumah Idaman | Bertanda: , | Leave a Comment »

Hasil dan tanggapan atas pertemuan kedua tgl.18 Juli 2009 dengan developer GDC

Ditulis oleh Kudhana di/pada Agustus 21, 2009

Pertemuan kedua antara konsumen dengan PT Dinamika Alam Sejahtera (PT DAS) selaku developer GDC telah dilakukan pada tgl 18 juli 2009, dimana dalam pertemuan tersebut dari PT DAS di wakili oleh Bp. Zabidin selaku manager produksi, Ibu Ratna selaku after sales dan Bp Ferdy sebagai pelaksana proyek, pada kesempatan tersebut hadir 12 konsumen GDC, dimana masing – masing konsumen memilki permasalaha yang sama, yaitu menuntut kejelasan serah terima dari pihak PT DAS atas rumah yang telah dipesan. Hampir Semua konsumen yang hadir di dalam pertemuan tersebut adalah konsumen GDC yang seharusnya sudah melakukan serah terima dari pihak PT DAS, tetapi sampai pada saat pertemuan kedua berlangsung mereka masih belum dapat menempati rumah yang di pesan. Pertemuan kedua ini dilakukan karena konsumen melihat ketidak mampuan PT DAS untuk melakukan realisasi atas janji mereka sebagai developer GDC dalam pertemuan pertama tempo hari, dimana dalam pertemuan pertama tersebut PT DAS berjanji akan melakukan serah terima rumah paling lambat bulan Juli 2009.

Pada kesempatan pertemuan kedua ini, ketidak hadiran Bp Esaf sanger yang nota bene sebagai pimpinan proyek PT DAS dalam pembangunan GDC, cukup membuat kecewa konsumen yang hadir, ternyata berdasarkan keterangan dari Bp Zabidin, Bp Esaf sudah tidak lagi menjabat sebagai Pimpro PT DAS, dan digantikan oleh Bp Wastono, entah mengapa tiba – tiba pimpro PT DAS diganti di tengah jalan, pada saat Bp Esaf telah mendapatkan kepercayaan dari kami para konsumen untuk dapat merealisasikan kewajiban  PT DAS yang tertunda. Kami hanya berharap beliau tidak mengundurkan diri di karenakan tekanan yang cukup kuat dari konsumen karena banyaknya kasus yang masih tejadi di dalam pembangunan perumahan GDC. Pertemuan kedua tersebut akhirnya  tetap berlangsung meskipun tidak ada petinggi PT DAS yang hadir. Pada kesempatan tersebut Bp Zabidin meyakinkan kepada kami para konsumen bahwa pertemuan kedua tersebut cukup hanya di wakilkan oleh mereka bertiga untuk mewakli PT DAS, dikarenakan masih adanya pergantian pimpina proyek di PT DAS, dan Bp Zabidin meyakinkan kepada kami bahwa apa yang dihasilkan dan di sepakati didalam pertemuan kedua tersebut akan disetujui oleh pimpinan PT DAS yang baru.

pertemua kedua ini cukup lama juga jika di banding kan dengan  pertemuan pertama, hampir kurang lebih 3 jam dihabiskan untuk membahas point – point permasalah yang telah kami kirimkan sebelumnya. Memang tidak di pungkiri bahwa konsumen yang datang pada kesempatan tersebut sempat terpancing juga emosinya, manakala pihak PT DAS memberikan jawaban yang serba tidak pasti mengenai  schedule serah terima rumah yang di pesan. Pada intinya perwakilan PT DAS tidak bisa memberikan jawaban yang memuaskan mengapa janji mereka untuk dapat melakukana serah terima rumah di bulan Juli 2009 yang telah di sepakati di pertemuan pertama yang lalu menjadi molor kembali, mereka hanya meminta maaf  dan “berjanji” kembali akan melakukan serah terima rumah kepada konsumen pada bulan Oktober 2009 yang akan datang, dengan perdebatan yang agak alot akhirnya kami pihak konsumen menyanggupi opsi untuk serah terima di bulan Oktober 2009 ini, dengan syarat  pihak PT DAS memberikan perjanjian kepada kami yang di tulis dan di tanda tangani di atas materai, sebagai tanda niat baik dan komitmen PT DAS atas tanggung jawab mereka terhadap konsumen,  PT DAS  menyetujui akan menanda tangani suarat pernyataan yang berisikan hasil kesepakatan didalam pertemuan kedua tersebut diatas materai sebagai bukti niat baik mereka.

Didalam pertemuan kedua tersebut akhirnya di sepakati beberapa point yang berhubungan dengan pengerjaan rumah serta kondisi rumah yang akan di serah terimakan, diantaranya adalah

  1. PT DAS selaku developer GDC akan melakukan serah terima rumah beserta  fasilitas (listrik, air, jalan, saluran air, tembok pembatas) kepada Konsumen  paling lambat bulan Oktober 2009, terutama bagi rumah yang masa serah terimanya sudah melebihi jangka waktu 12 (dua belas) bulan sesuai didalam kesepakatan PPJB dan jangka waktu yang disepakati dalam pertemuan pertama ( bulan Juli 2009), bagi pembangunan rumah dengan prosentase sudah melebihi 80%, penyelesaian rumah paling lambat bulan Agustus 2009;
  2. PT DAS selaku developer GDC menjamin pada saat serah terima kondisi rumah siap pakai dan aman untuk di huni serta segala fasilitas umum pendukung (listrik, Air, jalan cluster, saluran air, tembok pembatas cluster) telah tersedia / terpasang di masing – masing rumah yang akan di serah terimakan dan  dapat dipergunakan sebagai mana semestinya oleh Konsumen
  3. PT DAS selaku developer GDC menjamin memberikan respon / tanggapan yang cepat dan segera melakukan pengerjaan ulang / perbaikan atas semua keluhan Konsumen sehubungan dengan kualitas dan material bangunan rumah yang dipesan selama masa pemeliharaan 3 (tiga) bulan dari masa serah terima
  4. PT DAS selaku developer GDC memberikan kompensasi yang sewajarnya atas kerugian yang di alami oleh Konsumen yang di sebabkan mundurnya waktu serah terima rumah, besar dan bentuk kompensasi akan di bicarakan lebih lanjut

kurang lebih dua minggu dari pertemuan kedua, draft hasil pertemuan tersebut kita kirimkan ke PT DAS untuk segera di tanda tangani  di atas materai, karena memang kesepakatan yang di sepakati adalah demikian.  Tetapi yang terjadi  diluar kesepakatan yang ada, yaitu PT DAS memberikan surat balasan berupa “surat tanggapan” bukan surat pernyataan sesuai dengan janji mereka pada saat pertemuan kedua, dimana surat tersebut hanya berisikan beberapa point saja dari semua point yang telah di sepakati didalam pertemuan kedua,  di bawah ini adalah surat tanggapan dari PT DAS

tanggapan GDC pertemuan kedua 1

tanggapan GDC pertemuan kedua 2

Sampai tulisan ini di posting kami masih menunggu tanggapan dari PT DAS atas surat balasan yang telah kami kirimkan ke PT DAS, sebagai koreksi atas surat yang dikeluarkan oleh PT DAS, kami cuma berharap agar PT DAS dapat menyelesaikan masalah ini dengan bijaksana, karena permasalahan sebenarnya cukup sederhana, bahwa konsumen ingin mendapatkan haknya yang telah tertunda terlalu lama, dan PT DAS “wajib” menyelesaikan dan menyerahkan rumah yang telah di jual kepada konsumen sebagai tanggung jawab dan kewajibannya.

diharapkan permasalahan ini dapat di selesaikan dengan baik dan menggunakan cara – cara yang menempatkan semua pihak menajadi pemenang

semoga ………….!!!

Ditulis dalam Rumah Idaman | Bertanda: , | Leave a Comment »

Surat Keluhan dan keberatan kedua GDC

Ditulis oleh Kudhana di/pada Juli 21, 2009

Setelah melihat kondisi pembangunan rumah di lapangan yang tidak kunjung selesai serta keyakinan bahwa tidak akan terpernuhinya komitmen GDC atas hasil pertemuan pertama maka, kami konsumen GDC akhirnya mengirimkan surat keluhandan kebertan kedua kami ke pihak GDC. Di bawah ini adalah surat keluhan dan keberatan kolektif kami yang kedua yang telah dikirimkan ke pihak GDC pada tgl 18 Juli 2009 yang lalu


Kepada yth.                                                                                                 Depok, 18 Juli 2009

Pimpinan

PT. Dinamika Alam Sejahtera (DAS)

Developer Grand Depok City (GDC)

Di Depok

Perihal : Surat Keluhan dan Keberatan kedua

Dengan hormat,

Bersama surat ini kami, Konsumen DAS yang membeli rumah di GDC baik secara kontan maupun secara kredit, Kembali ingin meyampaikan beberapa keluhan dan keberatan kami terhadap beberapa permasalahan yang masih kami temui :

A. Untuk konsumen yang belum melakukan serah terima rumah

  1. Bahwa berdasarkan kesepakatan dalam pertemuan pertama antara Konsumen dengan DAS tertanggal 2 Mei 2009 DAS menjanjikan serah terima rumah di lakukan pada bulan Juli 2009 (terlampir), Hal ini merupakan janji kedua setelah DAS terlambat untuk melakukan penyerahan rumah kepada Konsumen sesuai jangka waktu 12 bulan dalam PPJB
  2. Bahwa melihat fakta di lapangan dimana kontinuitas pembangunan rumah masih sering terhenti / terkendala karena berbagai macam masalah
  3. Bahwa atas keterlambatan penyerahan rumah dan fasilitasnya tersebut, kami Konsumen GDC telah mengalami kerugian materiil akibat rumah yang tidak kunjung bisa dimanfaatkan;
  4. Bahwa kualitas rumah dalam proses pembangunan tidak memenuhi standar (antara lain rangka atap kayu yang rapuh dan rusak, kuda – kuda yang tidak sesuai standar, kusen yang rapuh, bangunan yang miring, plesteran yang asal – asalan, ornamen depan yang akan menimbulkan masalah, tidak ada ventilasi, pekerjaan bongkar pasang dll) dan developer tidak dengan segera  memperbaiki kualitas bangunan. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Rumah Idaman | Bertanda: , , | Leave a Comment »

Kompor Lapangan Trangia

Ditulis oleh Kudhana di/pada Juli 17, 2009

Bagi seorang pendaki selain peralatan yang mudah di pergunakan, peralatan yang ringan, ringkas dan mudah di bawa adalah salah satu kriteria utama yang mereka syaratkan untuk semua perlengkapan yang akan menyertai perjalanan mereka. Begitu pula dengan perlengkapan kompor lapangan, bagi sebagian pendaki kompor lapangan yang ringan, aman dan mudah di gunakan merupakan pilihan yang paling di cari. Dari semua kompor lapangan yang ada, kompor lapangan dengan bahan bakar alkohol atau spirituslah yang paling memenuhi kriteria yang dimaksud.  Kompor lapangan jenis  ini  sangat banyak variannya dari yang paling sederhana buatan sendiri sampai kompor lapangan versi pabrikan. Cara pembuatannya pun sangat mudah, selain sederhana sudah banyak site – site yang memberikan petunjuk mengenai langkah – langkah pembuatan kompor lapangan jenis ini. Bagi saya pribadi saya memang  menyukai dan selalu menggunakan kompor lapangan dengan bahan bakar spiritus atau alkohol jika ingin melakukan pendakian atau  perjalanan lainnya. Salah satu kompor lapangan favorit saya adalah kompor alkohol hasil pabrikan dengan nama Trangia.

Trangia adalah perusahan dari Swedia yang merupakan produsen kompor lapangan berbahan bakar alkohol ataupun spiritus. Sebenarnya banyak sekali pilihan model yang di tawarkan oleh trangia untuk satu set peralatan masak beserta kompornya, tetapi dari semua model yang di tawarkan memiliki kesamaan  yaitu kompor lapangan yang menyertai dari setiap model yang ada.

Kompor Trangia

Kompor Trangia

secara umum kompor trangia memilki tiga bagian utama yaitu kompor utama, penutup kompor, dan pengatur nyala api. Menurut karakteristik yang ada di dalamnya, kompor trangia ini adalah kompor lapangan dengan jenis Open Jet Alcohol yag bekerja dengan cara menguapkan bahan bakar yang ada di dalamnya dan menembakkan tekanan uap bahan bakar tersebu ke luar pada saat ia terbakar yang pada akhirnya menghasilkan panas yang cukup tinggi. Kompor jenis open jet alcohol ini cukup sulit jika dibuat sendiri, karena perlu penanganan khusus supaya dapat dipastikan kompor yang dibuat tahan dengan tekanan yang di hasilkan pada saat diperoleh tekanan akibat penguapan bahan bakar. Tetapi kompor jenis open jet alcohol ini cukup bagus jika di bandingkan dengan kompor jenis lain yang sama – sama menggunakan bahan bakar alkohol. selain itu kompor jenis ini sangat mudah di pergunakan tinggal tuang bahan bakar di dalam kompor kemudian nyalakan. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam gunung | Bertanda: | Leave a Comment »

Kompor Lapangan

Ditulis oleh Kudhana di/pada Juli 14, 2009

Bagi seorang pendaki, memasak di ruangan terbuka jamak di lakukan pada setiap perjalanan dan pendakian yang dijalani. Tidak bisa dipungkiri kegiatan memasak di udara terbuka akan membutuhkan peralatan khusus memasak berupa kompor yang ringkas, ringan, mudah dipergunakan serta aman bagi pengguna, sehingga tidak dapat dipungkiri bahwa kompor lapangan adalah salah satu barang yang wajib di bawa di setiap kesempatan mendaki.  Sebenarnya banyak sekali pilihan kompor lapangan dengan bermacam – macam bahan bakar yang dapat di gunakan, namun pemilihan kompor lapangan sekali lagi tergantung dari kebutuhan pemakai di lapangan, meskipun tidak dapat di pungkiri bahwa masing – masing kompor lapangan memilki kelebihan dan kelemahan sendiri – sendiri.  Dibawah ini adalah beberapa contoh kompor lapangan yang sering di pergunakan didalam pendakian lengkap dengan beberapa kelemahan dan kelebihan dari masing – masing jenis kompor lapangan tersebut, sehingga dapat membantu kita untuk memilih kompor lapangan mana yang paling tepat sesuai dengan kebutuhan kita

Kompor lapangan Minyak Tanah

Kompor Minyak Tanah

1. Kompor lapangan dengan menggunakan bahan bakar minyak tanah adalah kompor yang biasa di pergunakan sebagai kompor lapangan untuk keperluan berkemah. kompor lapangan dengan menggunakan bahan bakar minyak tanah ini pada umumnya masih dapat bekerja dengan baik di tempat yang tinggi dan di dalam temperature rendah.Biasanya kompor lapangan jenis ini cenderung tahan lama dan berat. Keunggulan dari bahan bakar minyak tanah ini adalah bahan ini memiliki tingkat panas yang tinggi sehingga memudahkan dan mempercepat dalam memasak, selain itu minyak tanah cenderung mudah di didapatkan dan murah. Kelemahan dari bahan bakar minyak tanah ini adalah berbau, kotor dan cenderung berbahaya.

Keuntungan dari kompor jenis ini adalah kita dapat mempergunakan kompor jenis ini jika kita melakukan pendakian di gunung es dengan suhu yang ekstrim karena kompor jenis ini satu – satunya kompor lapangan yang dapat di pergunakan di medan dengan suhu yang ektrim misalkan di Alaska, Antartika, Himalaya, musin dingin di Eropa Utara, selain itu jika kita tidak ingin kesulitan dalam mencari bahan bakar serta suka memasak makanan panas

kelemahan kompor ini sebagai teman perjalanan adalah  kebutuhannya akan perawatan berkala bahkan pada saat di lapangan, kompor ini masih tetap membutuhkan perawatan yang signifikan. bahan bakarnya  berbau, palagai jika minyak tanah yang dipakai tumpah ke peralatan yang lain serta mudah meledak. Jika kita mengutamakan berat beban yang akan di bawa maka kompor lapangan ini bukan merupakan pilihan tepat,dan  tidak suka bunyi berisik yang di hasilkan oleh kompor lapangan. Hasil pembakaran bahan bakarnya menghasilkan asap yang menyebabkan mata pedih Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam gunung | Bertanda: | Leave a Comment »

Motivasi Kerja

Ditulis oleh Kudhana di/pada Juli 14, 2009

motivation_372855Suatu hari di saat perjalan pulang kerumah dari bekerja, istri bercerita mengenai persoalan di Laboratoriumnya (baca: kantornya). Ia bercerita kalau salah satu produk yang di hasilkan oleh perusahaan kosmetik dimana ia bekerja di bawah departemen R & D (Research & Development) mendapatkan penghargaan nasional sebagai salah satu produk terbaik (best brand), kebetulan produk tersebut salah satu produk yang di kerjakan oleh divisi dimana istri merupakan salah satu personil didalamnya. Ia bercerita bahwa pada malam penerimaan penghargaan  kenapa tidak ada seorangpun dari divisi tersebut yang di ajak untuk menghadiri acara, ya paling tidak kepala divisi-lah, sebagai salah satu bentuk apresiasi perusahaan terhadap karyawan atas prestasi yang di raih. Hal tersebut menurut istri ternyata telah cukup mengganggu motivasi para karywan lain dalam bekerja, karena mereka di anggap hanya sebagi karyawan kecil yang remeh, dimana tidak ada sama sekali perhatian dari perusahaan akan jerih payah mereka. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Umum | Bertanda: , | Leave a Comment »